
Komponen Radiator Motor – Sebagian orang masih salah kaprah mengartikan salah satu bagian penting pada kendaraan yang satu ini.
Terletak pada garis depan mesin sepeda motor berbentuk seperti sirip ikan dan terdapat lubang lubang kecil dalam bagiannya.
Mari sama sama belajar mengenal pendingin mesin pada sepeda motor ini bersama-sama untuk menambah ilmu pengetahuan otomotif kususnya dalam dunia motor.
Daftar ISI
Apa Itu Radiator
Radiator adalah alat pendingin mesin kendaraan yang bekerja sebagai penukar panas dari dalam mesin, sehingga suhu mesin tetap terjaga.
Namun tidak hanya pada kendaraan bermotor maupun mobil, radiator juga sering di aplikasikan pada mesin pabrik terutama bagian produksi yang bekerja dalam kondisi kerja berat atau lama.
Fungsi Radiator
Fungsi utama dari radiator adalah untuk mendinginkan mesin kendaraan. Dalam proses pendinginan tersebut, radiator menggunakan cairan yang disebut Air Radiator.
Cara Kerja Radiator Motor
Singkatnya begini : Ketika mesin kendaraan sudah masuk ke dalam suhu kerja (mulai panas) otomatis air radiator yang ada di dalam mesin ikut panas kan ? Nah, fungsi dari radiator ini mulai bekerja, dia mengganti air radiator panas yang berasal dari dalam mesin kemudian menggantinya dengan yang dingin.
Dalam proses kerjanya radiator dibantu oleh 3 komponen berikut yakni:
- Kipas angin/Electric Fan : Dia bekerja untuk mendinginkan mesin/berputar berdasarkan perintah dari thermostat
- Thermostat & Waterpum : Dia bekerja untuk mengukur suhu mesin dan mengukur banyaknya air radiator yang masuk ke mesin maupun kembali lagi ke radiatornya
- Tanki Reservoir : Sebagai penampung sementara luapan air radiator panas yang berasal dari blok mesin, setelah dingin akan diserap kembali oleh radiator
Air radiator panas dari mesin » radiator » sebagian masuk, luapannya menuju tangki reservoir » diserap lagi oleh radiator » dikirim lagi ke mesin (mudahnya begini)
Penjelasan Gambar

Komponen Radiator Motor & Fungsinya
Berikut komponen yang terdapat pada radiator motor berdasarkan pembongkaran telah yang kami lakukan dan kami pelajari fungsi dan cara kerjanya.
1. Radiator Cup
Tutup Radiator ini selain berfungsi untuk Tempat pengisian dari air radiator tutup ini juga berfungsi untuk mencegah air keluar saat mesin hidup dan juga mengatur tekanan pada air radiator saat kondisi mesin sedang panas.
2. Upper Tank
Upper tank merupakan tangki memanjang yang terletak pada bagian atas radiator.
Fungsi tanki ini adalah sebagai tempat penampung, pertukaran atau transit air panas yang berasal dari blok mesin sebelum di dinginkan maupun diserap lagi oleh mesin.
3. Inti/Radiator Core
Kalau teman-teman menyebut ini ‘sarangan’ bentuknya terdiri dari susunan pipa pipih yang di rangkai dengan plat tipis yang berfungsi sebagai pelepas panas.
Bahan dari inti radiator ini terbuat dari alumunium, namun ada juga yang terbuat dari tembaga.
Fungsi utama dari sarang radiator ini adalah untuk memecah volume air yang melewati pipa pipih tadi menjadi partikel-partikel kecil agar mempermudah dan mempercepat proses pendinginan yang dilakukan oleh kipas angin (electric fan).
4. Lower Tank
Kalau upper tank berada di bagian atas untuk menampung air radiator panas yang dari mesin menuju radiator, lower tank kebalikannya.
Lower tank berada pada bagian bawah radiator juga berbentuk wadah yang memanjang seperti upper tank, Namun fungsinya untuk menampung air yang sudah didinginkan dari core radiator dan tempat transit air yang akan masuk ke blok mesin.
5. Drain Plus
Drain plus terletak dibawah upper tank, komponen ini berupa baut, fungsi utamanya untuk menguras air yang telah dingin pada upper tank tadi (setelah melewati inti radiator dan didinginkan oleh kipas angin)
Kesimpulan
Itulah tadi yang kita dapatkan dan kita pelajari dari hasil pembongkaran radiator motor, Jika masih ada yang kurang jelas bisa kita diskusikan di kolom komentar. Terimakasih