
Busi Motor : Pengertian, Fungsi dari masing-masing komponen dan cara kerjanya pada motor (pembahasan lengkap dan mudah dipahami).
Pada dasarnya tidak hanya sepeda motor yang memakai busi, namun kendaraan roda empat (mobil) juga memerlukan benda ini untuk menghidupkan kendaraan.
Mengapa busi disebut sebagai sparepart atau bagian paling penting dalam kendaraan ? temukan jawabannya di bawah ini
Daftar ISI
Apa Itu Busi ?
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Busi adalah alat pencetus api untuk meletupkan gas dalam motor.
Sebenarnya busi berasal dari kata bougie (bahasa belanda) yang artinya suatu suku cadang yang dipasangkan pada mesin pembakaran dalam dengan ujung elektroda pada ruang bakar. Busi yang dirancang khusus untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston.
Fungsi Busi Pada Motor
Seperti yang telah kami jelaskan di atas, fungsi busi pada kendaraan bermotor adalah untuk memunculkan bunga/percikan api berdasarkan hasil kerja dari Crankshaft/poros engkol dan Piston
Oleh karnanya busi dipasangkan pada mesin pembakaran dalam dengan ujung elektroda pada ruang bakar.
Langkah, Cara Kerja Busi
Busi tersambung ke tegangan yang besarnya ribuan volt yang dihasilkan oleh ignition coil.
Ignition coil adalah komponen yang berfungsi untuk menaikkan tegangan baterai dari 12 Volt menjadi tegangan tinggi hingga 20 KV melalui proses induksi elektromagnetik.
Tegangan listrik dari coil pengapian menghasilkan beda tegangan antara elektroda dibagian tengah busi dengan yang dibagian samping.
Arus tidak dapat mengalir karena bensin dan udara yang ada di celah merupakan isolator, namun semakin besar beda tegangan, struktur gas diantara kedua electrode tersebut berubah.
Pada saat tegangan melebihi kekuatan dielektrik daripada gas yang ada, gas gas tersebut mengalami ionisasi dan yang tadinya bersifat insulator berubh menjadi konduktor.
Setelah ii terjadi, arus electron dapat mengalir, dan dengan mengalirnya electron, suhu dicelah percikan busi naik drastic sampai 60.000 K.
suhu yang sangat ringgi ini membuat gas yang telah terionisasi memuai dengan cepat seperti ledakan kecil, inilah percikan busi yang pada prinsipnya mirip dengan halilintar atau petir.
Komponen Busi dan Fungsinya
Berikut konstruksi, komponen utama yang terdapat pada busi

Dalam sebuah busi terdiri dari beberapa komponen yaitu :
- Ulir dan mur pengunci busi/ Terminal
- Lima alur untuk memperpanjang lintasan arus busi/Ribs/Corrugations
- Batang pengantar arus busi
- Arus pengantar busi
- Perapat pencegah kebocoran busi
- Elektroda tengah busi
- Insolator busi
- Elektroda massa busi
- Pengantar arus busi
- Celah pernafasan busi
- Ulir pemasang busi
- Perapat bagian dalam busi
- Rumah busi
- Insolator luar busi
Terminal Busi
Komponen yang terbuat dari baja ini terhubung dengan kabel tegangan tinggi yang mengalirkan arus listrik dari koil. Komponen ini menggunakan nut agar mayoritas kabel tegangan tinggi.
Ribs/Corrugations
Bentuknya bergelombang, fungsinya untuk mencegah arus listrik merambat keluar ke komponen mesin yang dapat bertindak sebagai massa (negatif).
Insulator
Sebagian besar busi yang beredar di pasar ini menggunakan material keramik untuk komponen ini. Fungsinya untuk mengisolasi batang terminal dan elektroda tengah dari cangkang busi. Sehingga arus listrik tegangan tinggi tidak keluar dari ruang elektroda tengah. Fungsi lainnya memindahkan panas ke kepala silinder.
Insulator keramik
Insulator keramik berfungsi untuk memegang elektroda tengah dan berguna sebagai insulator antara elektroda tengah dengan rumah.
Gelombang yang dibuat pada permukaan insulator keramik berguna untuk memperpanjang jarak permukaan antara terminal dan rumah untuk mencegah terjadinya loncatan bunga api tegangan tinggi insulator keramik terbuat dari poeselen alumunium murni yang mempunyai daya tahan panas yang sangat baik.
Rumah ( casing )
Rumah berfungsi untuk menyangga insulator keramik dan juga sebagai penahan busi terhadap mesin.
Elektroda Tengah / Inti Elektroda
Elektroda tengah terdiri dari komponen-komponen :
- Sumbu pusat : mengalirkan arus dan meradiasikan panas yang ditimbulkan oleh elektroda.
- Seal kaca : membuat kerapatan antara sumbu pusat dengan insulator keramik
- Inti tembaga : merambatkan panas dari elektroda dan ujung insulator agar cepat dingin
- Elektroda tengah : membangkitkan loncatan bunga api ke masa
Elektroda masa dibuat sama dengan elektroda tengah alur U, alur V dan bentuk khusus dari elektroda yang lain di buat dengan tujuan agar memudahkan loncatan api.
Ring
Fungsinya untuk merapatkan insulator dan cangkang serta menjaga kerapatannya.
Cangkang/Bodi
Komponen ini berfungsi untuk menopang insulator dan agar busi bisa dipasang di kepala silinder berkat adanya ulir. Bagian ini juga berfungsi sebagai penghantar panas.
Gasket
Penutup untuk mencegah kompresi di ruang bakar tidak mengalir keluar.
Elektroda ground
Komponen busi ini berada di bagian ujung busi yang terhubung langsung dengan ground kendaraan. Dengan adanya komponen ini, maka arus listrik bisa berpindah dari inti elektroda. Ia pun harus memiliki daya hantar panas yang baik dan tahan terhadap temperatur tinggi.