Penyebab Busi Motor Basah, Cepat Mati dan Hitam

busi motor basah

Kenali Penyebab Busi Motor Cepat Mati, Basah dan Hitam dan Cara Mengatasinya Sebelum Mengganti dengan yang Baru.

Onderdil kendaraan yang satu ini harus tetap terjaga kesuciannya, karna merupakan bagian terpenting pada motor/mobil sebagai sumber utama pemicu api.

Jika terjadi kerusakan pada busi maka kendaraan tersebut tentunya tidak akan bisa hidup, parahnya lagi jika tidak segera diperbaiki busi bisa meledak.

Oleh karena itu kenali pencegahan, penyebab dan cara mengatasi kerusakan busi  yang terjadi pada sepeda motor anda.

Penyebab Busi Motor Basah

Busi yang basah memang sangat menyebalkan, saya sendiri juga pernah mengalaminya imbasnya motor sulit hidup. Saat dilakukan pembersihan, tidak selang lama busi kembali basah dan motor kembali mogok.

Selain dari kondisi businya sendiri, ada beberapa faktor yang mempengaruhi, menyebabkan busi motor anda selalu basah, diantaranya.

1. Setelan Karburator Kurang Pas

Tidak sembarangan dalam stel karburator jika tekanan udara dan bahan bakar tidak seimbang (terlalu gemuk), bisa menyebabkan busi motor basah oleh bensin.

Ukuran standar pabrik setelah karburator adalah 14 : 1 atau 14 gram udara banding 1 gram bensin.

2. Kebocoran Oli Mesin

Hal ini bisa terjadi karna packing mesin motor anda yang sudah hancur atau aus, selain itu yang menyebabkan oli rembes di sela mesin adalah adalah seal poros engkol maupun seal presneling yang memang sudah rusak.

Sehingga menyebabkan busi tersebut basah, kemasukan oli yang membuat motor anda menjadi mogok.

3. Air yang Masuk ke dalam Mesin

Salah satu penyebab masuknya air ke dalam mesin motor anda adalah banjir. Hal ini membuat rumah busi juga basah sehingga pengapian terganggu.

BACA JUGA :  Bongkar Radiator Motor : Ternyata Begini Komponen dan Isinya

 

Cara Mengatasi Busi Motor yang Basah

Sebaiknya jangan terburu-buru untuk mengganti busi motor anda dengan yang baru. Setelah mengetahui penyebab busi yang basah, anda bisa menyelidiki alur kerusakannya.

  1. Langkah pertama coba kembalikan dulu setelan karburator anda seperti semula (setelan standar)
  2. Jika yang menyebabkan busi selalu basah adalah rembesan oli mesin, segera ganti seal dengan yang baru
  3. Setelah kedua hal di atas sudah normal, coba cek filter udara. Jika kemasukan air, segera bersihkan.

Alangkah baiknya jika cara tersebut di lakukan di bengkel, supaya tidak menimbulkan kerusakan bagian lain.

 

Penyebab Umum Busi Motor Cepat Mati

Berikut hal-hal yang menyebabkan busi cepat rusak, mati jadi jangan lakukan hal berikut ya

1. Pemasangan Kurang Tepat

Meskipun sepele tapi perlu teliti dan hati-hati sob dalam pemasangan busi ini. Pemasangan tidak pas bisa disebabkan terlalu longgar, atau posisi busi tidak tepat karena jalur baut (jalur ulir) sudah rusak.

2. Kebocoran Kompresi Mesin

Kompresi mesin yang bocor bisa menyebabkan hilangnya tekanan di silinder ruang pembakaran atau combustion chamber.

Ciri khas utama kebocoran pada kompresi mesin adalah tenaga mesin ngempos, sistem pembakaran yang tidak berjalan maksimal, dan busi cepat mati.

3. Setelan Bahan Bakar

Penggunaan bahan bakar dengan tingkat oktan terlalu rendah bisa menyebabkan hisapan bensin terlalu banyak. Selain sepeda motor jadi lebih boros, busi akan cepat mati karena terlalu banyak disiram bensin.

Untuk mengeceknya, Anda bisa melihat bagian elektroda busi. Jika bahan bakar terlalu boros, biasanya bagian atas busi akan selalu basah.

4. Korsleting Jalur Pengapian

Salah satu penyebab busi cepat rusak adalah korsleting di jalur pengapian. Indikatornya kadang motor ngadat atau brebet. Selain itu, motor biasanya akan mati total (tidak bisa dihidupkan) setelah dimandikan.

BACA JUGA :  Motor Turun Mesin? Kenali Ciri, Penyebab & Pencegahannya

Selain menyebabkan busi cepat mati, korsleting di jalur pengapian bisa menyebabkan komponen lain, seperti CDI, koil dan spul cepat mati.

 

Cara Mengatasi Busi Motor Cepat Mati

  1. Periksa dan pastikan posisi pemasangan busi sudah benar/pas.
  2. Jika kompresi mesin bocor, segera bawa motor Anda ke bengkel untuk diukur nilai kompresi mesinnya menggunakan compression tester.
  3. Gunakan bahan bakar dengan nilai oktan standar yaitu 90 (pertamax)
  4. Coba setting ulang setelan bahan bakar. Biasanya, masalah ini kerap melanda motor yang masih menggunakan sistem karburator.
  5. Cek jalur pengapian dan lihatlah apakah ada kabel yang terbakar atau terlihat korsleting. Jika demikian, segera perbaiki.

 

Penyebab Utama Busi Motor Hitam

Selain basah, kendala yang sering di alami pada busi motor adalah bagian pangkal/bawah busi yang menghitam, kenali penyebabnya.

Ternyata setelah kami selidiki, hal yang menyebabkan busi motor menghitam adalah Campuran bensin yang terlalu boros/ banyak.

Hal ini dikarenakan campuran bensin dan udara tidak seimbang/tidak memenuhi standar.

Ukuran standar pabrik setelah karburator adalah 14 : 1 atau 14 gram udara banding 1 gram bensin. Selain itu penyebab motor menjadi boros diantaranya adalah :

  • Setelan sekrup udara yang tidak pas
  • Ukuran pilot jet karburator terlalu besar
  • Filter udara mampet
  • Choke karburator masih tertutup

 

Solusi, Cara Mengatasi Busi Motor Hitam

Pertama, kita harus mengecek bagian filter udara motor. Caranya dengan melepas filter dan melihat kondisi permukaan filter tersebut.

Apabila filter sangat kotor, kotoran yang mengendap pada permukaan filter akan menjadi penghalang bagi udara untuk masuk ke intake.

Sehingga kevakuman pada selang udara setelah filter akan membesar ketika mesin bekerja, ini menyebabkan bensin yang terhisap ke venturi itu semakin besar.

Tinggalkan komentar